Minggu, 07 Agustus 2011

Gunung Ciremai yang Damai

Hallo pengunjung dan pembaca tulisan blog ini, apa kabar? mudah-mudahan dalam keadaan baik-baik saja, dan sehat selalu, supaya lebih rajin berkunjung dan membaca tulisan blog ini (ngarep.com :D).

Ok teman-teman, tulisan kali ini akan berisi tentang bentang alam yang ada di Majalengka, salah satunya bentang alam Gunung Ciremai. Berawal dari penatnya seharian kegiatan di Ibu Kota Kabupaten Majalengka, yang tibalah pukul 14:30 GMT+7, waktunya kembali ke markas tempat istirahat (rumah, red).

Setibanya di dekat perbatasan gada-gada masuk desa, tampak sebelah timur menjulang Gunung Ciremai salah satu bentang alam Kabupaten Majalengka, damai rasanya melihat keindahan alam seperti ini di sore hari, apalagi setelah penat seharian penuh kegiatan. iseng-iseng tuh keindahan alam penulis abadikan lewat kamera hape, walo hasilnya kurang bagus (seperti terlihat gambar di atas) tapi patut kita syukuri ciptaan Alloh ini, semoga kita selalu bersyukur atas nikmat yang diberikan Alloh kepada kita semua.

Oiya, ini juga ada photo sunset (matahari terbenam, red) yang sempat penulis abadikan pada waktu dan tempat yang sama tapi dengan gelombang dan frekuensi penyiaran yang berbeda (penyiran radio kaleeeeeee,hehehehe).

[ Read More.. ]

Sabtu, 06 Agustus 2011

Belajar Merawat Pohon Srikaya Supaya Berbuah Banyak


Buah Srikaya (Latin = Annona squamosa) - merupakan jenis buah-buahan yang memiliki biji banyak, mirip dengan buah sirsak, malah satu rumpun, tapi yang jelas penulis tidak tahu mana adeknya mana kakaknya -sok tahu nech penulis, hehe-.

Okeh penulis tidak akan berlama-lama memperkenalkan tanaman yang satu ini, kita langsung terjun ke lapangan -TKP, hehe- untuk merawat srikaya supaya rajin berbuah. Bagaimana caranya nih? untuk merawatnya tentunya yang pertama dan paling utama berdasarkan beberapa sumber buku yang pernah penulis baca, semuanya tentang unsur hara yang berkecukupan -penulis ngikut aja untuk yang satu ini,hehe- agar dapat memenuhi kebutuhan pohon tersebut.

Selain itu ada cara lain yang penulis dapatkan dari pengalaman penulis sendiri -Alhamdulillah ada pohon srikaya di depan rumah, tapi jangan minta ya (ngiler-ngiler dech), hehe- dengan melakukan beberapa kegiatan, yaitu yang pertama dengan melakukan stressing, dimana pohon tersebut -khususnya tabulampot (tanaman buah dalam pot, red)- tidak boleh dilakukan penyiraman selama kurun waktu tertentu, biasanya selama satu pekan atau sampai daun pohon tersebut terlihat agak layu. Kemudian setelah daun pohon tersebut terlihat agak layu, baru dilakukan penyiraman. Itulah yang sering disebut dengan stressing -pohon yang stress karena kekurangan air, seperti manusia aja yang stress kekurangan finansial, hihihi-.

Setelah melakukan stressing, biasanya akan tumbuh pucuk (daun muda, red) yang diikuti dengan tumbuhnya bunga (calon buah srikaya, red), akan tetapi pucuk ini akan tumbuh satu pucuk dalam satu tangkai pohon srikaya, sehingga peluang untuk menghasilkan bunga dan buah sangat kecil, belum lagi dengan adanya angin dan hujan yang berresiko menggugurkan bunga.

Untuk itu agar peluang menghasilkan buah menjadi besar, maka harus tumbuh bunga yang banyak, sedangkan untuk menghasilkan bunga yang banyak, harus tumbuh pucuk yang banyak pula. Sekarang masalahnya bagaimana cara menghasilkan pucuk yang banyak? berdasarkan pengalaman penulis, untuk menghasilkan pucuk yang banyak, harus dilakukan pemotongan tangkai -penulis lupa istilahnya, cari aja di om Gugel ya, hehe-, dengan dilakuakannya pemotongan tangkai ini akan tumbuhlah pucuk-pucuk baru dari ketiak-ketiak daun.

Setelah pucuk-pucuk tersebut tumbuh, biasanya akan diiringi dengan tumbuhnya bunga. yang kemudian bunga tersebut mekar / merekah yang menghasilkan bau harum yang khas bunga srikaya -maaf, penulis bingung mendeskripsikan harumnya, kalo mau tau cari aja, ato datang aja ke rumah penulis, hehe- yang mungkin berguna untuk mengundang sang kumbang ataupun serangga lain untuk datang dan membantu penyerbukan.

Lama-kelamaan mahkota bunga tersebut akan menghitam dan berguguran, yang akhirnya tinggal-lah satu bulan berwarna hijau yang berbentuk seperti gada, itulah awal terbentuknya buah srikaya -buah muda srikaya-. setelah itu tinggal merawat buah srikaya tersebut agar kokoh pada tangkainnya dan tumbuh dengan baik, dan tunggu-lah sampai buah tersebut memiliki bentuk benjolan-benjolan yang agak renggang -ciri-ciri buah srikaya siap panen- untuk kemudian dipetik dan dimatangkan, atau tunggu sampai buah srikaya tersebut matang pada pohonnya -hati-hati kalo-kalo ada yang nyuri, hihihi-. Dan selamat menikmati dech, hmmm manissssssss.

Demikian tips dari penulis dalam merawat pohon srikaya agar berbuah banyak semoga bermanfaat, dan berhasil merawat pohon srikaya dan berbuah banyak, eiiiittttt jangan lupa ya kalau dah berhasil bagi-bagi, hehe.
[ Read More.. ]

Minggu, 03 Juli 2011

Tulisan Pertamaku di Blog ini


Assalaamu'alaikum teman-teman, selamat pagi (bagi yang membaca pagi), selamat siang (bagi yang membaca siang), selamat sore (bagi yang membaca sore), dan selamat malam (bagi yang membaca malam).

Teman-teman, ini tulisan pertama saya di blog ini, mudah-mudahan ada manfaatnya, umumnya bagi pembaca, khususnya bagi saya sendiri selaku penulisnya. sebelumnya mohon maaf, karena pasti ada kekeliruan dan kesalahan dalam tulisannya (maklum newbie,hehehe). akhir kata, selamat membaca tulisan saya. wasssalamu'alaikum.
[ Read More.. ]